Slow Jigging Dan Piranti Yang Tepat Untuk Di Gunakan

Pemancing mania umumnya pasti sudah pada tau nih Teknik Mancing yang satu ini yaitu Slow Jig atau Slow Jigging, salah satu cara mancing yang di kembangkan dari Teknik Mancing Jigging hanya saja peralatan atau pirantinya cukup berbeda jauh dengan mancing jigging yang kita kenal selama ini, bahkan caranya juga sangat berbeda. Ada yang mengatakan teknik ini pertama kali di perkenalkan dari negara jepang, untuk kebenarannya mimin juga ga tau pasti, yang penting mancing dan strike sudah membuat hati senang hehehe.

Teknik Mancing Slow Jigging

Pada dasarnya memancing dengan teknik slow jig kita tidaklah perlu melakukan lemparan jauh kemudian retrieve dengan sangat cepat, cukup menurunkan umpan jig kedalam air dengan kedalaman tertentu dan memainkannya hingga di sambar oleh ikan. Di butuhkan perasaan si pemancing untuk membayangkan kira kira bagaimana pergerakan jig saat mainkan di dalam air sehingga ikan target bisa tergoda. Untuk mengetahui teknik teknik memancingnya bisa di lihat pada postingan berikut ini:

Teknik Mancing Slow Jig Dan 4 Macam Jenis Turunannya

Setelah mengetahui bagaimana saja cara mancing slow jigging ada baiknya para pemancing juga mengetahui peralatan atau piranti apa saja yang tepat yang di butuhkan untuk mempraktekkan jenis teknik mancing yang satu ini karena setiap teknik yang berbeda memiliki jenis piranti yang berbeda pula.

Peralatan Mancing Slow Jigging
1. Jenis Joran
Panjang joran yang umum untuk di gunakan dalam mempraktekan teknik mancing ini adalah berkisaran 192 hingga 201 cm. Hal ini di karenakan bila joran terlalu pendek maka aksi dalam mempermainkan jig teras lebih cepat sedangkan bila jorannya terlalu panjang aksinya menjadi lebih lambat ketika strike dan menjauhkan ikan dari sarang / karang.

Untuk memenangkan pertarungan dengan ikan besar di perairan dalam baiknya gunakan joran dengan spek Moderate fast tip action, joran jenis ini memiliki daya lengkungan 3/4 dibagian atas jorannya.
Joran Slow Jig

Posisi peletakan ring guide yang tepat juga sangat di perlukan (teknologi acid guide concept), salah satu keuntungannya adalah dapat meminimalisir pergesekan senar pada blank joran, dengan menggunakan teknologi acid guide concept senar akan terbentang melingkari joran dan sensitifitaspun pastinya meningkat pula. 

2. Jenis Reel
Menurut salah satu pemancing yang cukup mahair dalam mempraktekkan teknik mancing slow jigging yaitu Kenny Chee ( Malaysian Angler ) jenis reel yang paling cocok untuk menggunakan teknik ini adalah jenis reel overhead yang mampu menggulung 70 hingga 100 cm dalam sekali putaran dan handel bulat yang berdiameter 90mm dapat menambah power dalam menggulung reel.

3. Jenis Senar dan Leader
Untuk pemilihan tali senar yang paling di anjurkan adalah yang jenis PE yang berukuran 2 hingga PE 3,5 karena angler harus menjaga agar turunnya jig tetap sempurna tegak lurus ke bawah makanya ukuran senar cukup dominan dalam menerapkan teknik mancing yang satu ini.

Menggunakan jenis senar PE yang multy colour akan lebih membantu si pemancing dalam memprediksi kedalaman air dan bila saatnya memainkan jig untuk menggoda ikan. Adapun jenis senar leader yang di gunakan adalah jenis Fluorocarbon yang perkiraan panjangnya 3 hingga 5 m dengan diameter 1,5 hingga 3 mm untuk mengantisipasi pergesekan serta ketajam gigitan ikan.

4. Jenis Jig
Lanjut pada jenis Jig yang di gunakan adalah berbentuk lebih pipih mirip daun, sedangkan untuk berat bisa di sesuaikan dengan keadaan arus di area spot mancingnya, hal ini bertujuan agar senar tetap berada pada posisi tegak lurus. Bawalah beragam jenis jig bila anda ingin mencoba teknik mancing ini agar tidak kehilangan kesempatan untuk tetap strike walaupun kondisi arus laut berubah.

Umpan Slow Jig

5. Jenis Kail serta Material Assist Hook
Faktor penting yang tidak boleh di abaikan oleh pemancing ketika melakukan trip mancing dengan teknik ini adalah pemilihan mata kail serta material assist hook, sesuaikan mata kail dengan lebar serta panjang umpan jignya agar kail tidak mudah tersangkut dibadan jig.
Sangat tidak di sarankan menggunakan mata kail jenis treble hook karena mudah tersangkut pada senar sebab kondisi jig yang melayang di dalam air ketika di turunkan / di mainkan.

Untuk memilih penggunaan assist hook akan bergantung dari jenis ikan target yang akan di cari, misalnya si pemancing ingin memancing ikan kerapu yang karakteristiknya ketika memakan umpan adalah menghisap maka jenis PE sangat cocok untuk di gunakan, karena sebelum umpan jig masuk ke dalam mulut ikan ketika menghisap, karakter PE yang lembut maka mata kail lebih dahulu masuk ke dalam mulut ikan dan anda bisa langsung strike.

Assist Hook Slow Jig

Assist hook yang materialnya kevlar lebih kaku serta daya tahan terhadap gesekan sangat baik untuk di gunakan dalam memancing jenis ikan yang bergigi tajam serta suka menyambar / menyergap. Karakteristik material jenis ini akan membantu mata kail tetap menempel di badan umpan jig saat di memainkan. Ketika sang ikan melakukan penyergapana maka umpan jig dan mata kailnya dapat dengan sempurna masuk ke dalam mulut ikan.

6. Rangkaian Jig
Sangat tidak di anjurkan untuk menggunakan kili-kili pada jig karena dapat menghambat / mengganggu aksi umpan jig di dalam air, yang sangat di rekomendasikan adalah menggunakan split ring.

Jenis Umpan Slow Jig
Karakteristik Berbagai Jenis Umpan Slow Jig

Demikianlah yang dapat mimin informasikan bagi pemancing mania sekalian tentang Slow Jigging Dan Piranti Yang Tepat Untuk Di Gunakan, bila ada kekurangan mimin mohon maaf dan silahkan di tambahkan pada kolom komentar agar para pemula yang ingin mencoba teknik mancing ini menjadi lebih mengerti dan paham. Selamat mencoba salam joran melengkung dan tetap jaga keselamatan diri dalam beraktifitas memancingnya.

Baca juga:
Mengenal Peralatan Mancing Baitcasting Lebih Lengkap
Mancing Fly Fishing

Lihat juga video belajar mancing dengan teknik slow jigging yang penuh dengan informasi di bawah ini, selamat menikmati.!



Komentar